Rabu, 03 Februari 2016

Ventilasi Tunnel Pada Broiler


Fungsi Sistem Ventilasi Ventilasi yang cukup dalam kandang sangatlah penting untuk mendukung proses produksi broiler di Indonesia. Secara prinsip terdapat 5 alasan mengapa kita membutuhkan ventilasi dalam kandang, yaitu: 1. Untuk membuang panas, 2. Untuk membuang uap air yang berlebih, 3. Untuk mengurangi debu dan bau, 4. Untuk mencegah terbentuknya gas berbahaya seperti amonia dan karbon dioksida, 5. Untuk memberikan oksigen yang cukup untuk respirasi.
Dari 5 alasan tersebut, 2 alasan yang paling utama adalah untuk membuang kelebihan panas dan kelebihan uap air dalam kandang.
Selama cuaca panas, hal yang paling penting dari ventilasi adalah membuang kelebihan panas yang terdapat di dalam kandang. Sebagaimana kita ketahui bahwa selama masa pertumbuhan, ayam-pun akan mengeluarkan panas tubuh. Tetapi di sisi lain selama cuaca dingin atau saat ayam masih kecil (DOC), panas justru dibutuhkan.
Selama cuaca panas, termasuk pengeluaran panas tubuh ayam yang dikombinasikan dengan panas dari udara luar dan dari radiasi sinar matahari menyebabkan penurunan konsumsi pakan, penurunan pertumbuhan dan peningkatan kematian. Sistem ventilasi dan sistem pendinginan ini dapat membuang panas di dalam kandang yang berasal dari panas tubuh ayam dan panas dari radiasi sinar matahari. Saat ayam besar (menjelang akhir panen) jumlah panas dalam kandang semakin tinggi. Sebagai contoh kandang yang berisi 11.500 kg ayam hidup akan menghasilkan panas sebesar 1juta BTU/jam.
Selama cuaca dingin, fungsi utama ventilasi adalah untuk membuang kelebihan uap air dari dalam kandang dan tetap mempertahankan panas yang diproduksi oleh ayam maupun pemanas brooder. Kandang yang berisi 11.500 kg ayam hidup akan menghasilkan 40 gallons uap air/jam. Apabila kandang bertipe Closed House, sistem ventilasi ini harus dioperasikan dengan timer untuk membuang uap air yang berasal dari ayam atau dari kondisi yang lembab.
Apakah Ventilasi Tunnel Itu? Ventilasi tunnel adalah sebuah sistem dimana kipas exhaus diletakkan di ujung akhir kandang (outlet) dan di ujung bersebrangannya terdapat area untuk masuk udara (inlet). Udara akan masuk lewat inlet, selanjutnya udara berjalan dalam kandang melewati sekumpulan ayam dan akhirnya udara akan keluar melalui kipas outlet
Ventilasi tunnel adalah tipe sistem exhaus. Kipas ini bekerja seperti pompa yang akan menarik udara dari inlet ke outlet. Penarikan (pemompaan) angin dari dalam ke luar kandang menyebabkan tekanan udara dalam kandang menurun. Tekanan udara di luar kandang akan mendorong udara menjadi masuk ke dalam kandang melalui inlet. Pada kandang dengan tirai sepanjang sisi kandang (kanan dan kiri), inlet berada di depan yang sehadap dengan kipas exhaus. Sehingga bisa dibayangkan bahwa gerakan angin dalam kandang seperti aliran air di dalam pipa. Udara yang masuk ke dalam kandang dapat didinginkan apabila di inlet menggunakan “evaporative cooling pad”.
Kerugian ventilasi tunnel adalah dibutuhkan kipas exhaus yang cukup sesuai dengan volume kandang. Selain itu dibutuhkan biaya ekstra untuk operasional ventilasi tunnel ini sejalan dengan peningkatan berat badan agar pertumbuhan tetap optimal dan kematian menurun selama cuaca ekstrem panas.
Bagaimana Ventilasi Tunnel Bekerja? Pergerakan angin adalah salah satu dari metode paling efektif untuk mendinginkan ayam selama cuaca panas. Saat udara bergerak melewati tubuh ayam yang panas maka panas ini akan keluar dari tubuh sehingga tubuh merasa lebih dingin. Semakin banyak jumlah angin yang bergerak ini maka semakin banyak efek dingin yang dihasilkan. Efek dingin yang dihasilkan dari pergerakan angin ini umumnya dikenal dengan istilah “efek windchill”.
Pada pemahaman lebih lanjut efek windchill ini berbeda tiap umurnya. Bahkan bila dikaji lebih lanjut, ternyata efek windchill juga berbeda antara broiler, layer, pullet maupun breeder. Perbedaan ini diakibatkan oleh konstanta atau “chill factor” yang berbeda.
Ventilasi tunnel menghasilkan pergerakan angin yang cepat di dalam kandang. Kecepatan angin umumnya antara 350 sampai 400 FPM (feet per menit) atau ekivalen dengan 1,7 sampai 2 m/detik. Kecepatan angin dalam range ini akan menurunkan suhu sekitar 3,5 sampai 4 derajat Celcius. Efek ini akan menurun bila temperatur udara meningkat di atas 33 derajat Celcius, bila efek dingin ingin didapatkan maka dibutuhkan “evaporative colling system”.
Yang harus kita ingat adalah meskipun ventilasi tunnel bekerja efektif untuk meningkatkan kenyamanan ayam dan meningkatkan performance saat cuaca panas tidak serta merta itu berlaku untuk ventilasi saat cuaca dingin. Saat cuaca dingin, walaupun kecepatan ventilasi diturunkan sampai batas ventilasi minimum (sesuai acuan), ventilasi tunnel ini sudah cukup bekerja untuk membuang uap air, dan amoniak.

Sistem ventilasi tunnel sudah cukup mampu untuk menurunkan suhu di dalam kandang dibandingkan suhu di luar kandang. Bila dikehendaki suhu yang lebih rendah maka sistem pendinginan dapat digunakan. Sistem pendinginan evaporasi secara umum mulai banyak digunakan di Indonesia, sistem ini menggunakan cell pad yang ditempatkan di ruang inlet.

Minggu, 13 April 2014

Kuliah Kerja Nyata Tematik I

Kuliah Kerja Nyata yang biasa dikenal dengan KKN adalah salah satu program wajib di kampus saya Universitas Airlangga selain PPKMB (Ospek). KKN kali beda dengan seperti biasanya yang langsung terjun ke lapangan selama 1 bulan penuh. Namun khusus periode ini dilaksanakan hanya pada hari sabtu dan minggu. Oleh karena itu dikenal dengan istilah KKN Tematik Angkatan I. Dan kelompok kami mendapatkan perlakuan yang beda jika dibandingkan dengan kelompok KKN lainnya, entah kebetulan atau tidak saya dan 9 teman lainnya mendapatkan tempat di Kabupaten Bojonegoro tepatnya di Desa Dander Kecamatan Dander. Salah satu kabupaten yang kaya akan gas buminya namun sayang minim akan tempat wisata, hehe. Dan ini adalah satu-satunya kelompok KKN yang ditempatkan di luar kota, maklum yang lainnya ditempatkan di Surabaya. Bisa dibayangkan bolak-balik Surabaya-Bojonegoro sabtu minggu selama 6 minggu  sepanjang awal bulan Oktober - awal Desember. Grrrrrr.....
Ada satu lagi yang membedakan kelompok kami, jika kelompok yang lain anggotanya berasal dari semua fakultas, namun di kelompokku hanya berasal dari 2 fakultas, yakni kedokteran hewan dan perikanan dan kelautan. Maka dari itu program-program kerja kami hanya meliputi 2 bidang yakni peternakan dan budidaya ikan. Yang membedakan kelompokku lagi yakni semua biaya proker-proker itu dibiayai oleh Universitas. Haha keren kan...!! Jadi, sebenernya kita ditempatkan di Bojonegoro itu untuk menjadi pelaksana, dan belajar lebih mendalam tentang ilmu di dua bidang tersebut yakni peternakan dan budidaya ikan. Begitulah kira-kira.
Alhamdulilah, bersyukur banget KKN Tematik ditempatin di Bojonegoro, melelahkan tapi semakin sulit semakin berkesan. hehe.
Thanks Allah, DPL drh. Heri, Kades Dander, dan teman-teman KKN Dander \m/
Ini beberapa kegiatan kami disana ~






Sabtu, 29 Maret 2014

Menjual Madura.....!!

Aneh kenapa sampai sekarang madura masih tetep-tetep aja kayak gitu. Tiap kali pulang kampung ke Sumenep (yang otomatis ngelewatin jalanan dari ujung Bangkalan sampe Sumenep) pasti bakal merhatiin pemandangan kanan kiri. Padahal pembangunan jembatan suramadu yang ditujukan untuk percepatan pembangunan di Madura sudah memasuki tahun ke 6.
Nah, kali ini saya bakal ngepost beberapa foto tempat-tempat keren yang ada di pulau Madura yang sudah pernah saya singgahi, biar kalian tertarik buat berkunjung ke pulau sakera ini. Hehe :)
Salah satu pantai di kecamatan Ambunten - Sumenep. Kalau dari arah pantai Slopeng lurus terus  mungkin 3 km. Nah di kanan jalan bakal ngeliat pantai ini.









Pantai Slopeng.
Yang ini pantai slopeng yang lumayan terkenal setelah pantai Lombang. Lokasinya di kecamatan Dasuk sekitar 21 km dari pusat kota Sumenep. Pantai ini memiliki ciri khas tersendiri yaitu hamparan pasirnya yang cukup menggunung berhias pohon siwalan, pohon kelapa, dan cemara udang. 










Pantai Lombang.
Pantai yang paling terkenal diantara pantai lainnya di Madura. Lokasinya terletak di desa Lombang Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep. Sekitar 30 km dari pusat kota Sumenep. Pantai Lombang merupakan salah satu wisata alam unggulan di Bumi Sumekar. Di Pantai ini selain deburan ombak yang cukup tenang, dan pasir putih yang sangat halus, para pengunjung juga akan disuguhi dengan rimbunnya pohon cemara udang yang berjajar mengikuti garis bibir pantai. Biaya karcis untuk memaruki lokasi ini Rp. 5000 per orang.











Api Tak Kunjung Padam.
Yap, dari namanya sudah bisa kita tebak lokasi wisata yang satu ini berkaitan dengan fenomena alam yang menjadikan apinya gak mati-mati. Lokasinya terletak di Desa Tokol Kecamatan  Tlanakan Kabupaten Pamekasan yang berjarak 4 km dari pusat kota. Dengan prasarana jalan yang cukup baik, juga telah tersedia kios dan artshop. Obyek ini memiliki daya tarik baru dengan mengandalkan keajaiban alam berupa Api Abadi atau Api Alam dimana api berasal dari dalam tanah, apabila digali akan muncul api dengan sendirinya. Kita disana bisa membakar jagung yang bisa kita beli di lokasi dengan harga yang sangat terjangkau.










Museum dan Keraton Sumenep.
Cukup mudah untuk meluncur ke lokasi ini, karena mengingat lokasinya yang berada di jantung kota Sumenep, tepatnya sebelah timur Alun-Alun Kota Sumenep. Buka setiap hari kecuali hari Senin, dan buka mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Tiket masuknya untuk dewasa Rp. 5000 dan untuk anak kecil Rp. 5000.








Lain-Lain
Masjid Agung Sumenep



Selamat Datang di Bumi Sumekar Kabupaten Sumenep

Tugu Arek Lancor - Pamekasan

Suramadu Bridge




Salah Satu view di daerah utara pulau Madura

Ditunggu di Madura ya :D